Berteman dengan Sepi

Aku suka dengan sepi……………

Dengan sepi aku bebas ber-ekspresi,mengkhayal tingkat tinggi tanpa seorangpun yang akan menggugat tingkahku ini…

Dengan sepi aku bebas berwacana,tanpa seorangpun yang akan mencecar bahwa wacanaku tak mutu adanya…

Dulu ketika aku masih di pesantren, suasana yang paling aku sukai adalah tinggal ketika liburan, sendirian ato hanya beberapa orang….sepi…tapi sengan sepi itu aku seakan-akan memiliki segalanya..bisa tidur dimana pun aku suka, bisa mandi dikamar mandi manapun tanpa khawatir ada yang menggedor pintu karena mengantri…aku bisa keluar masuk kamar manapun… dan yang terpenting aku bisa menikmati kesendirianku ditengah pesantren yang begitu luas…

Ya baru aku sadari kalo aku suka dengan sendiri…

Dengan sendiri aku bebas berjalan kemanapun kaki ku melangkah tanpa khawatir akan di tarik untuk kesini lah..kesitulah..

Dengan sendiri aku bebas merenung sampe kapanpun tanpa ada yang akan memarahi bahwa ternyata aku hanya berdiam diri….

Ya aku memang suka dengan sunyi

Dengan sunyi aku tidak perlu khawatir dengan suara-suara bernada instruksi …..

lalu aku bertanya lagi apakah memang sepi,sunyi sendiri identik dengan bebas??

 

Advertisements

2 thoughts on “Berteman dengan Sepi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s