Sang Wartawan Plus-plus “Dahlan Iskan”

Istilah di atas saya ambil dari sebuah artikel  tentang sepak terjang Pak Dahlan Iskan dan terkumpul dalam sebuah buku yang berjudul “Indonesia Habis Gelap Terbitlah Terang : Kisah Inspiratif Dahlan Iskan, Gaya Wartawan Mengelola Kelistrikan”. Buku yang saya beli di sebuah pameran buku islam di Malang memang sengaja saya pilih karena saya tidak menemukan buku pak Dahlan Iskan yang berjudul “Ganti Hati”.

Belum lama saya kenal Pak Dahlan Iskan skalipun saya sudah tahu bahwa dulu beliau memimpin Jawa Pos dengan menjadi CEO Jawa Pos Group hingga besar seperti sekarang. Bahkan sekalipun ada space yang disediakan di halaman depan Jawa Pos untuk tulisan beliau,jarang saya hiraukan apalagi saya baca. Namun belum lama ini akhirnya terungkap lah kehebatan beliau apalagi ketika menangani PLN, sebuah perusahaan Listrik negara. Ntah saya lupa awal mula kenapa kok sampe “kesengsem” dengan beliau hingga saya cari profil beliau di internet, lalu baca-baca sepak terjang beliau dan akhirnya menemukan buku di atas. Yang jelas yang saya inget dari beliau adalah beliau sosok orang yang sangat low profile, berani, pekerja keras dan cerdas dalam menghasilkan solusi-solusi.

Masih tajam dalam ingatan saya bahwa beliau ketika “diturunkan” dari dirut PLN dan diangkat menjadi Menteri BUMN, ketika diwawancarai oleh salah satu stasiun televisi beliau berkomentar bahwa sedang jalan-jalan dan mencari rute terdekat menuju kantor barunya jika dilalui dengan jalan kaki dari rumahnya. LUAR BIASA!! itu kesanku ketika mendengar bliau menyatakan seperti itu. Dengan style  bliau yang khas yaitu kemeja lengan panjang (yang lengannya dilipat hingga siku) sepatu keds maka sudah menjadi pembeda ditengah semua menteri atau penjabat berpenampilan perlente dengan dasi, jas bermerek, tas bermerek, sepatu bermerek, bahkan mobil mewah yang selalu digunakan. Mungkin masih ingat beberapa waktu yang lalu sempat panas di pemberitaan televisi tentang Pejabat yang selalu menggunakan fasilitas mewah namun kerjanya ntah apa. Saya berharap sih,memang aq yang gak update info terkait kinerja-kinerja mereka.

Belum lagi terobosan-terobosan yang dilakukan oleh pak Dahlan Iskan ketika dia menjadi Dirut PLN sehingga paling tidak mengurangi permasalahan-permasalahan yang terjadi di tubuh PLN. Gerakan Sehari Sejuta Sambungan dan mengurangi pemadaman listrik hingga 9 kali perpelanggan pertahun dimana sebelumnya terjadi 150 kali setahun. Pemikiran yang seolah tidak pernah terfikirkan ini terjadi dan dilakukan oleh Pak Dahlan ISkan yang notabene diklaim bukan “orang listrik”. Namun justru mampu menyelesaikan permasalahan ketimbang dari dulu dipimpin oleh “orang listrik”.

Bliau sekarang diangkat oleh SBY menjadi Menteri BUMN. Setelah prestasinya di PLN bliau diangkat di menjadi menteri. Banyak langkah yang beliau lakukan tidak lama setelah menjadi Menteri BUMN. Baru 1 kali saya baca tulisan beliau semenjak menjadi Menteri ya itu Manufacturing hope dan satu lagi yang saya baca baru tadi siang yaitu berita beliau tentang akan melawan perampok uang negara. Ntah trobosan baru apalagi yang akan di lakukan oleh Pak Dahlan Iskan di BUMN ini, tapi yang jelas saya optimis bahwa BUMN akan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Salut saya dengan Beliau. Ditengah kondisi bangsa indonesia yang penuh dengan koruptor, pejabat yang bermewah-mewahan namun masih ada orang sehebat pak Dahlan Iskan. Jadi pengen bertatap muka langsung dengan bliau. 🙂

Wa Cau.

Advertisements

3 thoughts on “Sang Wartawan Plus-plus “Dahlan Iskan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s