PASSION Vs ABABIL

Yang terlintas secara refleks ketika kamu mendengar atau membaca kata ABABIL?

Pasti yang terlintas dari kata ABABIL adalah remaja alay yang sukanya foto sambil ngelirik ke atas dan nempelin telunjuk jari ke mulut sambil ngelembungin mulut, yang namanya kepanjangantanpaspasi, yang seneng hal-hal yang berbau alay,termasuk yang suka boyband wkwwk (boyband,kelaut aje :)) )…

Tapi sumpah, AKU BUKAN ORANG ALAY!! B-)

Judul aku posting di atas tidak akan membahas kelakukan anak2 alay yang bikin muntah itu hehe, tapi hal ababil yang lain yang lebih penting daripada itu. Ababil yang satu ini sangat erat kaitannya dengan potensi, bakat, passion seseorang.

Pernahkah kalian mendengar kata PASSION? kata orang ini adalah potensi sebenernya dari setiap orang. Kata Mbah JiwoPASSION itu sesuatu yang kita nyaman dan seneng mengerjakannya dengan rutin dan kerja keras bahkan jika tidak di bayar.  Kalo kata Agung Pratapa Passion  itu artinya very strong feeling about something. Dan mungkin masiih banyak pembahasan2 yang lain tentang Passion. Intinya perasaan yang kuat untuk mengerjakan sesuatu, untuk mendapatkan sesuatu.

Lalu apa hubungannya dengan ababil? jelas ada hubungannya. Gimana kalo passionmu itu gak terdeteksi karena kamu suka kepada banyak hal? Gimana kalo seandainya kita gampang suka terhadap suatu hal yang keren? istilahnya tidak istiqomah terhadap yang pengen digeluti?? dan itu masalahnya dan itu yang SAYA RASAKAN… 😦

Kemaren aku ikut sebuah diskusi panel Indonesia Linux Conferrence, ya sekalipun aku ini masih tergolong newbie deh di linux hehe, makanya ikut-ikut yang kayak gitu biar nambah ini ilmu komputernya heuheuheu..

Akhirnya banyak bahas masalah open source dan linux sehingga kembali kagum dengan para pengguna otak kiri atau yang kerjaannya sebagai programmer. Secara gitu aku kan jurusannya Ilmu komputer disebuah universitas yang katanya “bonafit” di Malang haha
Karena memang masuk jurusan komputer itu keinginanku dari dulu.

Tapi ternyata aku ini termasuk orang ababil. Cepet suka terhadap sesuatu yang aku anggap keren. Sebenernya aku sudah bertekad ingin memperdalam di kemampuan editing video, film atau yang berhubungan dengan itu. Bahkan pengen kerja di salah satu stasiun televisi yang menurutku keren dan lagi2 kerja sebagai editor. Tapi ketika berkumpul dengan orang-orang pencak silat, aku jadi pengen bisa dan mahir silat. Lihat orang bisa nembak, pengen jadi orang yang mahir nembak. Termasuk kemaren ketika ikut diskusi ILC, kembali pengen jadi programmer…

Jadi bingung, sebenernya nih aku ini passionnya apa ya? sembarang-sembarang kok suka…tapi akhirnya bingung mau mana dulu yang direalisasikan, padahal impiannya itu katanya harus serius dan fokus. nah lho, PASSION vs ABABIL 😦

jadi inget lagunya Nugie yang judulnya lentera hati hehe

kalo kamu, apa passionmu?

Wa Cau.

Advertisements

7 thoughts on “PASSION Vs ABABIL

  1. hehehe ternyata pakde kacong ababil, yakin nich gak alay? 😛
    kalo aku pengen jd perawat/ dosen perawat tapi yg jago pengobatan herbal (tibbun nabawi) juga…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s