The Call = Menegangkan!

the-call (1)

Beberapa waktu yang lalu aku dikasih sebuah film yang juga ditayangkan tahun 2013. judulnya…….

THE CALL!

Dari judulnya aja, sudah bisa diartikan film ini pasti berkaitan tentang aktifitas telpon menelpon. Dan benar saja.

Film ini menceritakan tentang seorang operator telepon 911 (sebuah panggilan darurat di Amerika yang dioperatori oleh polisi dan digunakan agar masyarakat bisa langsung minta bantuan kepada polisi jika mereka membutuhkan) yang diperankan oleh Halle Berry (didalam film bernama Jordan Turner) yang berusaha menyelamatkan seorang penelepon yang sedang diculik oleh seorang psikopat yang biasa menculik gadis – gadis muda berambut pirang dan lurus. Di akhir cerita si operator ini berhasil menyelamatkan gadis yang diculik bernama Casey Wilson dan memang endingnya tidak seperti yang saya duga sebelumnya. Jordan Turner,si operator 911,sebelumnya sudah pernah menerima telepon yang serupa. Namun karena kepanikan si operator sehingga membuat si penelepon pertama tidak terselamatkan dan pada akhirnya terbunuh. Ini membuat Jordan Turner trauma dan akhirnya berhenti jadi operator dan berganti menjadi pemandu untuk para pemula yang akan mengawali karirnya di operator 911. Namun kejadian itu sangat membekas dalam ingatannya sehingga ketika ada telepon yang serupa, si Jordan berusaha mati-matian untuk menyelamatkan si Casey Wilson dari penculikannya. Dan pada akhirnya setelah melalui komunikasi yang tidak putus, si gadis bisa terselamatkan.

Yang membuat film ini menarik dan menegangkan adalah adegan penyelamatan dan komunikasi yang hanya melalui telepon. Penonton hanya disajikan upaya penyelamatan itu hanya melalui telepon dan tanpa tatap muka sama sekali sehingga kefokusan, ketepatan, kejelian si operator sangat diperlukan dan dibutuhkan disini. Sehingga sepanjang penyelematan itu hanya ada ketegangan karena si operator yang berusaha menyelamatkan tidak mengetahui bagaimana kondisi sebenarnya dari gadis yang diculik kecuali dari informasi – informasi yang diberikan oleh gadis tersebut. Dan pada akhirnya Jordan yakin bahwa penculik ini adalah penculik yang sama ketika dulu dia pernah melakukan “kesalahan” sehingga gadis berhasil diculik dan dan dibunuh. Sekalipun pada akhirnya Jordan memutuskan untuk mencari sendiri dan menyelamatkan dengan tangannya sendiri.

Bagiku, ending film ini diluar dugaan. Awalnya aku menduga setelah menyelamatkan gadis yang diculik, yang hampir dibunuh dengan diambil batok kepala yang berambut saja, Jordan dan Casey akan menangkap dan melaporkan bahwa mereka selamat. Namun yang terjadi adalah si Penculik dipukul hingga pingsan dan diikat disebuah kursi dan diikat dan ditempatkan di ruang bawah tanah yang awalnya digunakan untuk menculik dan menyiksa si gadis Casey. Ternyata si Penculik punya masa lalu. Dia punya seorang kakak perempuan yang cantik dan disayanginya namun harus meninggal dengan mengenaskan karena sebuah penyakit yang merontokkan rambutnya. Sehingga dia mencari gadis – gadis yang berambut pirang dengan harapan bisa menggantikan rambut sang kakak.

Bagi yang suka film bergenre Thriller, ini film yang recommended deh. Yang membuat aku kagum adalah seorang operator 911 harus berwawasan luas dan seakan mengerti segala hal sehingga sekalipun tidak berada di TKP, namun operator ini seakan mengerti betul apa yang ada disana, apa yang terjadi disana dan apa yang harus dilakukan oleh si penelpon agar masalahnya teratasi. Dan sekali lagi, HANYA dipandu melalui TELEPON!!

Monggo ditonton 😀

Wa Cau.

Advertisements

One thought on “The Call = Menegangkan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s