Mulailah!

tumblr_nfstsrCqLd1u1oywho1_500Mulai!

Satu kata itu bagiku adalah kata ajaib. Betapa tidak, kata itu adalah kata yang digunakan untuk mengawali sesuatu. Aktifitas, ataupun yang lain. Tentu kata ini sudah tidak asing di telinga kita, didalam tulisan kita, di dalam bacaan kita dll. Cuma terdiri dari 5 huruf kan?

Tapi pernahkah kita merasakan bahwa kata iinilah yang berat kita lakukan. Memulai sesuatu! Untuk kalian yang lagi skripsian pasti tahu banget gimana beratnya untuk memulai mengerjakan skripsi. Untuk para penulis pemula, salah satu hambatan yang harus mereka lalui adalah memulai tulisannya. Dan parahnya memulai itu butuh ide. iya kan? Bahkan untuk seseorang yang konon ingin behijrah, berubah menjadi yang lebih baik, tantangan terberatnya adalah memulai melakukannya tanpa syarat apapun. Sehingga kata “MULAI” ini sebuah tahap yang bagi beberapa orang begitu berat namun setelah terlewati maka semua akan mengalir saja seperti air mengalir sampe jauh (malah nyanyi :p). Asal kalian tahu saja, bahkan aku sebagai pemilik blog ini memutuskan untuk bersih – bersih blog dari sarang laba-laba dan debu yang menempel dengan membuat tulisan baru lagi juga mengalami hal yang sama, beratnya memulai untuk menulis.

Namun sekalipun berat, tetap harus dimulai. Atau lebih tepatnya dipaksa untuk memulai. Karena tahap ini merupakan tahap awal dalam semua hal. Dengan memulai maka kita sudah mendobrak satu penghalang awal dalam meraih kesuksesan. Terkadang kita dalam memulai sesuatu dihalangi oleh banyak pertimbangan. Kuatir ini lah, takut itulah, nanti kalo terjadi begini begitu gimanalah dan segudang alasan lain yang bikin kita enggan bahkan hanya untuk memulai. Padahal yang perlu kita lakukan hanya MULAILAH, selanjutnya maka kita melakukan evaluasi terhadap apa yang sudah kita mulai.

Aku jadi teringat satu pesan dari seorang da`i kondang yang ketawadhu`annya udah “enggak umum”, Aa` Gym. Beliau waktu masih terkenal pernah mengeluarkan prinsip 3M : Mulailah dari diri sendiri, Mulailah dari yang terkecil dan Mulailah dari sekarang. Lagi – lagi semua prinsip tersebut diawali dengan kata MULAI. Mari kita bedah satu persatu :

MULAILAH DARI DIRI SENDIRI
Ini sudah menjadi kepastian dong buat kita semua. Gak usah maksa – maksa orang lain untuk memulai sesuatu. Justru mulailah dari diri kita sendiri. Dalam konteks apapun lho. Skalipun si Aa` Gym ini lebih kepada berubah menjadi lebih baik, tapi bagiku ini bisa untuk konteks apapun. Sebuah pepatah arab mengatakan “ibda` binafsik” yang artinya mulailah dari dirimu sendiri. So guys, klo ingin gak usah nyuruh – nyuruh orang lain berubah jika kita sendiri tidak mau memulai untuk berubah. Tidak usah ngajari orang untuk memulai sesuatu jika kita sendiri masih malas untuk memulai dalam diri pribadi kita.

MULAILAH DARI YANG TERKECIL
Ini yang aku bilang bahwa memulai sesuatu janganlah kebanyakan pertimbangan dan banyak syarat. Mulai saja dari hal yang paling sederhana, paling kecil, paling remeh. Mulailah dengan menulis judul, mulailah dengan bersedekah 100 rupiah, mulailah dengan merapikan kamar kita, mulailah dengan senyum pada setiap orang dan mulailah dengan ini, dengan itu. Maka niscaya hal yang sederhana ini akan menjadi loncatan yang luar biasa apabila diikuti dengan “mulai” yang lain. So buat kalian bingung harus memulai dari mana, maka aku jawab : mulailah dengan sesuatu yang kecil dan sederhana.

MULAILAH DARI SEKARANG
Yup, mulailah dari sekarang bro, sis. Jangan tunda nanti siang, entar sore, besok pagi aja, nanti aja kalo sudah mood, nanti aja kalo sudah ada temennya dan lainnya. Karena menunda itu kayak candu. Sekali melakukan maka kita akan ketagihan untuk melakukannya lagi dan lagi. Padahal dalam konteks menuju kesuksesan maka menunda ini gak ada untungnya. Malah bikin kita rugi. Maka tidak ada pilihan lain bagi kita selain memulainya dari SEKARANG. 

Nah, sudah paham apa belum?lakukan dobrakan pertama, mulailah untuk melakukan sesuatu. Yang positif tentunya dan bermanfaat untuk orang lain. Salah satunya dengan menulis ini karena kata seorang sastrawan legendaris Mbah Pramodya Ananta Toer, menulis adalah bekerja untuk keabadian. Nah, masih ada alasan kita untuk tidak memulai sesuatu hari ini?

Wa Cau.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s